Kulihat matanya bgitu mengharapkan saat aku ingin balik pulang.
Senin tgl 19 Maret 2007 jam menunjukkan pukul 19.00 wib, pikirannku bgitu bingung akankah aku antar riza kerumah mertua atau besok saja sekalian berangkat kerja. Benar-benar binggung aku saat itu. Antara kasihan dan sedih harus berpisah lagi dengan riza,
terasa waktu bgitu cepat berlalu.
Memang saat ini istriku sedang tinggal dirumah orang tuanya dikarenakan keadaanya yg sedang hamil payah sehingga dia butuh untuk sebuah pelayanan. Aku bekerja disebuah perusaaan swasta, berangkat pagi dan baru sampai dirumah ba'da magrib. Keadaan dia juga tidak bisa makan nasi sehingga menambah parah kondisinya yg semakin lemas. Makanya aku putusin supaya dia tinggal dirumah ibunya untuk sementara sampai keadaannya membaik. Aku kuatir tensi darahnya ngedrop lagi karena blom lama dia sempat dirawat
karena keadaannya itu.
Riza pun akhirnya juga ikut, ya karena aku gak bisa nemenin.
Tetapi yg membuat aku sedih dan binggung saat berpisah dg anakku, kasihan dia, karena dia sangat deket dgn ku.
Tapi akhirnya kini Allah SWT memberi solusi...ya mudah2 an bisa berjalan...jadi aku bisa kumpul lagi dgn keluarga kecilku, main lagi, becanda lagi dengan anakku Riza Al Mumtaz.
Senin tgl 19 Maret 2007 jam menunjukkan pukul 19.00 wib, pikirannku bgitu bingung akankah aku antar riza kerumah mertua atau besok saja sekalian berangkat kerja. Benar-benar binggung aku saat itu. Antara kasihan dan sedih harus berpisah lagi dengan riza,
terasa waktu bgitu cepat berlalu.
Memang saat ini istriku sedang tinggal dirumah orang tuanya dikarenakan keadaanya yg sedang hamil payah sehingga dia butuh untuk sebuah pelayanan. Aku bekerja disebuah perusaaan swasta, berangkat pagi dan baru sampai dirumah ba'da magrib. Keadaan dia juga tidak bisa makan nasi sehingga menambah parah kondisinya yg semakin lemas. Makanya aku putusin supaya dia tinggal dirumah ibunya untuk sementara sampai keadaannya membaik. Aku kuatir tensi darahnya ngedrop lagi karena blom lama dia sempat dirawat
karena keadaannya itu.
Riza pun akhirnya juga ikut, ya karena aku gak bisa nemenin.
Tetapi yg membuat aku sedih dan binggung saat berpisah dg anakku, kasihan dia, karena dia sangat deket dgn ku.
Tapi akhirnya kini Allah SWT memberi solusi...ya mudah2 an bisa berjalan...jadi aku bisa kumpul lagi dgn keluarga kecilku, main lagi, becanda lagi dengan anakku Riza Al Mumtaz.
No comments:
Post a Comment